GIMANA SIH CARA BIKIN URAIAN JABATAN?
Oleh: Admin SKI

Menyusun uraian jabatan nggak harus bikin pusing, kok!
Biar nggak asal tulis dan berujung bingung sendiri, ada langkah-langkah yang perlu diperhatikan supaya uraian jabatan tersusun dengan jelas, rapi, dan sesuai kebutuhan organisasi.
Mulai dari mengidentifikasi jabatan, mengumpulkan informasi, menganalisis pekerjaan, sampai merumuskan tugas, tanggung jawab, dan kualifikasi yang dibutuhkan. Semuanya punya peran penting agar setiap jabatan punya gambaran kerja yang jelas.
Yuk, kenali langkah-langkahnya dan susun uraian jabatan dengan lebih terarah. Karena pekerjaan yang jelas dimulai dari uraian jabatan yang tepat!
STEP 1: KENALI POSISINYA
Sebelum menulis tugasnya, kenali dulu posisi yang mau dibuatkan uraiannya,
Misalnya:
Posisi: Staff Social Media
Lalu cari tahu:
Apa yang dikerjakan?
Mengapa hal tersebut dikerjakan?
Bagaimana mengerjakan tigas tersebut?
Tapi pahami dulu peran posisi tersebut dalam tim.
Karena setiap posisi pasti punya “misi” masing-masing dalam mencapai tujuan organisasi.
STEP 2: TULIS TUGAS & TANGGUNG JAWAB
Tulis apa saja yang dilakukan oleh posisi tersebut.
Contoh Staff Social Media:
Membuat content plan
Menyiapkan dan mengunggah konten
Membuat laporan hasil konten
Tipsnya:
Gunakan kata kerja yang jelas seperti
merencanakan, membuat, mengelola, memantau, menganalisis, dan melaporkan.
Contohnya
“Membuat konten media sosial sesuai content plan.”
STEP 3: TENTUKAN KUALIFIKASI & HASIL KERJA
Tentukan butuh orang seperti apa? dan kualifikasi yang dibutuhkan, misalnya
Pendidikan:
Minimal D3/S1
Skill:
Social media, copywriting, basic design
Pengalaman:
Fresh graduate welcome!
Lalu tentukan juga hasil kerja yang diharapkan.
Contoh:
“Konten media sosial terpublikasi sesuai jadwal dan target yang ditentukan.”
Jadi, uraian jabatan yang baik harus menjawab:
SIAPA → MENGERJAKAN APA → DENGAN CARA APA → HASILNYA APA
